April 29, 2007

semacam teka-teki yang terus melingkupi dan mengungkung kita.

hari ini, esok, kemarin…

aku tertidur di halaman rumahmu. angin dini hari mengusap-usap dahiku yang mulai dingin. daunan berhamburan menyeruakkan aroma lengang yang kau tanam dalam jauh di pintu rumahmu. aku terusir sebelum mengetuk pintu. menunggui matamu lelah terpejam dan menyeret langkah ke pintu, aku terlalu penat. kantuk menyergapku, dan halaman rumah ini sekedar sekat ruang buatku.

…..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.